Rajin Menulis

by : KH ILYAS AFSOH ST MPO Tr. | Penulis buku 33 Cara Merevolusi Hidup | 0821.4150.2649

Baru saja saya mendapatkan ide rajin menulis setiap hari, minimal menyempatkan waktu untuk menulis 20 menit per hari atau menulis ketika pulang kerja, menulis sambil menunggu kondisi jalan agak tidak padat, tiba-tiba datanglah interupsi dari kantor yang meminta saya membuat sebuah konsep produk baru. Pembuatan konsep baru bersama tim ini, memakanjatah menulis yang sudah saya agendakan. Akibatnya, ide-ide menulis menjadi menumpuk dan timbullah pelampiasan balas dendam dalam menulis.

Rajin menulis yang saya lakukan ini, saya sengaja untuk mendukung terbitnya buku baru saya di Bulan Mei pada tanggal 16, hari ulang tahun saya. Hanya dengan membayangkan diri saya sendiri mendapat kiriman buku dari penerbit berupa buku saya sendiri, sudah mampu membangkitkan kembali gairah menulis saya. Dan saya terus menerus rajin menulis sesuai dengan target saya pribadi bahwa dalam satu tahun minimal saya menerbitkan satu buah buku. Wow, saya menghadiahkan buku saya kepada diri saya sendiri.

Menghadiahkan buku karya sendiri adalah hal baru sejak saya menerbitkan buku pertama saya, karena biasanya ketika ulang tahun saya menghadiahi diri saya sendiri berupa buku dari para penulis terkenal, buku-buku motivasi, buku-buku tersebut saya tanda-tangani sendiri dan saya tuliskan ucapan selamat ulang tahun buat diri saya sendiri, dan di paling bawah saya tuliskan harapan saya terhadap diri saya sendiri.

Rajin menulis bisa disalurkan melalui media apa saja, bisa di selembar kertas, di buku, di laptop, di blog, catatan di social media, menulis email yang panjang untuk sahabat, lalu tulisan yang tersebar tersebut disatukan dan dirapikan di satu tempat, diolah , ditambahkan materi-materi penguat, plus doa dan keyakinan yang tepat bahwa karya tersebut pasti bermanfaat bagi banyak orang.

Rajin menulis apapun, dimanapun, kapanpun, termasuk rajin mencatat kegiatan, prosedur, hasil-hasil di dunia kerja ternyata memberikan manfaat yang luar biasa bagi latihan kepenulisan, efeknya kita memiliki bahan menulis yang beragam dan kaya raya. Saya pun terinspirasi untuk menulis sebuah karya tulis berbasis pekerjaan yang saya lakukan. Saya sangat bersyukur telah mengalami sendiri berbagai macam pekerjaan yang memperkaya sudut pandang saya perihal dunia pekerjaan dan konsep rejeki.

Saya punya bahan tulisan tentang bekerja sebagai petani desa, menanam padi, jagung, cabe, kacang, sayur, karena saya adalah anak petani di sebuah desa kecil di ujung Kabupaten Gresik. Sawah ayah saya adalah sawah tadah hujan, jadi menanam padi hanya pada saat musim hujan. Saat musim kemarau sawah kami di sewa oleh petani dari luar daerah yang menanam blewah atau garbis, timun mas, melon, semangka. Ada juga yang ditanami cabe merah besar – warga desa kami menyebutnya lombok bali.

Selain bahan tulis dari persawahan, saya juga punya bahan sebagai marketer. Sebagai penjual saya pernah berjualan buah nangka yang saya jual keliling desa dengan harga satu iris Rp 100,-. Saya tidak malu jika harus berjualan, saya hanya suka ketika mendapat upah dari hasil berjualan tersebut. Di lain waktu, saya menjajakan gorengan seperti pisang goreng, ote-ote, jemblem, klenyem, ketela goreng, dan kacang rebus yang semuanya saya taruh di panci dan pancinya saya taruh di atas kepala saya – mungkin ini salah satu sebab tubuh saya tidak bisa tinggi, he he he .

Ternyata, semua aktifitas pekerjaan saya yang dulu, ditunjang pembelajaran marketing yang saya dapati berbuah hikmah dan pelajaran yang sangat penting antara inspirasi menulis dan menjual karya-karya tulis saya. Kehebatan penulis dalam menulis didukung kemampuan menjual yang hebat dengan memanfaatkan UPSS (Ultimate Advantage, Powerfull promise, Sensasional Offer, Something Shocking) menghasilkan penjualan buku (penjualan ide) yang luar biasa, dan bukunya menjadi best seller.

Iklan

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di 2 Inspirasi Menulis Buku dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s